
Aceh Tamiang | -Sungguh sangat menyeramkan, sewaktu wartawan media online ini. Saat melintasi badan jalan raya medan banda aceh, diduga ditemukan satu unit armada mobil mini bus jenis panther berwarna hijau gelap. Dengan nomor polisi (nomor) BL.1704.UAS, yang mencurigakan dengan bermuatan barang ilegal yang belum tau persis apa isi muatan di dalam isi bagian belakang armada mobil tersebut.
Saat di temukan di jalan badan raya medan banda aceh itu, di seputaran kabupaten aceh tamiang provinsi aceh. Unit armada mobil mini bus jenis panther tersebut, kemarin 11 juni 2026 sekitar pukul.11.46.wib.
Ketika wartawan media ini juga, melakukan konfirmasi dengan pengemudi unit armada mobil mini bus jenis panther itu. Dengan BL.17.04.UAS, armada mobil tersebut, tidak mau berhenti. Untuk memastikan, apa isi muatan di dalam armada mobil mini bus jenis panther itu.
Malah diduga unit armada mobil mini bus jenis panther berwarna hijau gelap itu, BL.17.04.UAS tersebut. Dengan sikap gugup pengemudi mobil mini bus jenis panther itu, malah terkesan kucing-kucingan. Dan tidak ingin berhenti, saat di lakukan konfirmasi. Dalam pantauan wartawan media online ini juga, bersama dengan pihak pemerhati sosial publik aceh tersebut.
Diduga unit armada mobil mini bus jenis panther BL.17.04.wib. Diperkirakan juga, sedang membawa muatan minyak ilegal jenis solar. Dikarenakan juga, sewaktu di buntuti di tengah jalan. Yang mengarah ke kota lintang bawah, tembusan kampung landu. Aroma berbau minyak jenis solar pun terasa, dari pantat bagian belakang armada mobil mini bus jenis panther itu.
“Kami menduga, armada mini bus jenis panther berwarna hijau gelap. Dengan nomor polisi (nomor pol) BL.17.04.UAS, diduga sedang melakukan aksi penyeludupan minyak jenis solar bersubsidi. Yang akan dijadikan, bisnis ilegal mereka.
Kami, sebagai dari pihak pemerhati sosial publik aceh. Meminta pihak aparat penegak hukum (aph) daerah kabupaten aceh tamiang, dan aph daerah provinsi aceh. Dapat melakukan tindakan tegas, terhadap armada mini bus jenis panther BL.17.04.UAS itu.
Untuk dapat melakukan pemeriksaan barang bawaan atau bermuatan diduga barang ilegal jenis minyak solar bersubsidi”, pintanya dengan tegas oleh bung “karo-karo” pada saat itu juga. 11/06/2026, sekitar pukul.11.55.wib.












