Skrol untuk membaca pos
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250

KPK Didesak Usut Dugaan Permainan Pita Cukai Rokok Slava Bold Milik H. Samsul Huda Sidoarjo

Example 468x60
A-AA+A++

 

Sidoarjo||mitrapolisi — Gelombang dugaan penyimpangan pita cukai di Jawa Timur kian meluas dan menyeret nama pengusaha rokok lokal. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak publik untuk membongkar tuntas kasus ini hingga ke akar, termasuk menelusuri dugaan keterlibatan CV Sumber Barokah milik H. Samsul Huda di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Selasa (14/4/2026).

Example 300x600

 

Isu ini awalnya hanya bergulir di kalangan terbatas. Kini, dugaan praktik penyimpangan pita cukai telah menjadi sorotan nasional karena menyangkut rantai distribusi yang diduga sistemik, mulai dari produksi, peredaran, hingga lemahnya pengawasan di lapangan.


 

KPK disebut tengah mendalami pola distribusi pita cukai yang tidak sesuai peruntukan di sejumlah daerah. Lembaga antirasuah itu diharapkan tidak berhenti pada permukaan, melainkan membongkar seluruh mata rantai yang bermain.

 

Nama H. Samsul Huda, pemilik CV Sumber Barokah di Desa Ketegan, Tanggulangin, ikut terseret dalam pusaran kasus. Sumber yang meminta namanya dirahasiakan menyebut adanya dugaan ketidaksesuaian penggunaan pita cukai pada produk rokok merek Slava Bold isi 20 batang.

 

Produk tersebut diduga memakai pita cukai yang diperuntukkan bagi Sigaret Kretek Tangan (SKT) isi 12 batang, padahal rokok yang beredar di pasaran disebut berjenis Sigaret Kretek Mesin (SKM). Dalam sistem cukai nasional, SKT dan SKM memiliki struktur tarif berbeda.

 

Selisih klasifikasi ini dinilai berpotensi merugikan penerimaan negara apabila terjadi dalam skala produksi besar dan berlangsung bertahun-tahun.

 

Example 300250
Example 120x600
Bayu Pamungkas
Bayu Pamungkas adalah jurnalis investigasi yang telah mendedikasikan lebih dari 10 tahun karirnya di bidang peliputan hukum, kriminalitas, dan kejahatan siber di Indonesia. Mengawali karir sebagai reporter kriminal jalanan di media cetak nasional, Bayu kini berfokus pada jurnalisme data dan penelusuran jaringan kejahatan terorganisir.

Related Post

Pos Terkait